Pengertian dan Gejala Preeklamsia serta Cara Pencegahannya

Alif Aisya – Kondisi ibu hamil yang mengalami hipertensi atau darah tinggi merupakan suatu ancaman tersendiri karena jika tidak segera ditangani bisa berakibat fatal. Salah satu penyakit yang bisa timbul adalah Preeklamsia. Di bawah ini akan diuraikan secara jelas pengertian, gejala serta cara pencegahan Preeklamsia agar Anda bisa tetap sehat selama masa kehamilan.

alifaisya-preeklamsia

Pengertian Preeklamsia

Preeklamsia atau eklamsia merupakan sebuah gejala komplikasi yang terjadi pada masa kehamilan yang diawali dengan tingginya tekanan darah (hipertensi) dan tanda-tanda kerusakan organ lainnya. Salah satu organ yang sering mengalami kerusakan adalah ginjal, ditandai dengan tingginya kadar protein pada urine. Penyakit ini juga sering disebut sebagai keracunan kehamilan.

Gejala

Tanda yang harus diwaspadai adalah meningkatnya tekanan darah yang terjadi secara terus menerus. Walaupun biasanya diawali dengan tekanan darah yang berkembang secara perlahan, namun banyak juga yang mengalami hipertensi secara mendadak. Tidak semua penderita mengalami gejala hipertensi, penyakit ini terkadang juga berkembang tanpa gejala apa pun.

Selain tanda vital di atas, tanda lainnya adalah kelebihan protein pada urine yang dikeluarkan oleh ibu hamil. Sakit kepala parah, gangguan penglihatan atau melemahnya daya penglihatan, nyeri perut bagian atas yang biasanya menyerang bawah tulang rusuk di sisi kanan hingga sesak nafas yang disebabkan oleh cairan yangn masuk ke dalam paru-paru.

Cara Pencegahan

Tindakan pencegahan merupakan solusi terbaik sebagai langkah awal menghadapi suatu penyakit. Agar Anda terhindar dari preeklamsia, maka usahakan selama masa kehamilan untuk membatasi konsumsi garam. Pola diet yang tepat dan rendah garam dengan memperbanyak asupan kalsium sangat disarankan untuk mencegah terjadinya gangguan tersebut.

Konsultasikan dengan benar makanan tinggi kalsium apa saja yang bisa Anda konsumsi dengan bebas tanpa efek samping. Jangan konsumsi vitamin atau suplemen penambah kalsium secara bebas karena setiap kondisi janin berbeda-beda, maka Anda pun tidak bisa mengonsumsi suatu makanan atau vitamin tanpa mengetahui efek samping yang ditimbulkan.

Di samping itu apabila selama proses pemeriksaan rutin Anda didiagnosa memiliki risiko yang tinggi untuk mengalami preeklamsia, maka dokter akan memberikan aspirin dengan dosis rendah sebagai tindakan pencegahan. Antihipertensi juga bisa menjadi salah satu obat yang bisa dipilih untuk menurunkan tekanan darah Anda.

Jika gangguan tersebut terjaadi menjelang masa kelahiran, maka Anda akan disarankan untuk rawat inap agar Anda dan janin dapat dimonitor dengan lebih leluasa. Induksi atau bedah caesar juga sering menjadi solusi yang disarankan oleh dokter apabila bayi sudah menginjak masa yang siap untuk dilahirkan.

Itulah sedikit ulasan tentang preeklamsia. Jika Anda ingin mendapatkan informasi menarik seputar kehamilan lainnya, silahkan kunjungi orami.co.id. Di sini Anda bisa memperoleh pengetahuan baru dan berbagi ilmu bersama para orangtua lainnya. Tersedia juga beragam barang anak jika Anda ingin berbelanja kebutuhan si kecil.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *