Perlu Tahu, Ini Lo Hal-hal yang Buat Alergi Anak

Alif Aisya – Sebenarnya ada banyak factor yang bisa menyebabkan alergi anak, salah satunya adalah faktor genetik yang memiliki pengaruh cukup besar untuk menyebabkan anak mengalami alergi.

Namun selain itu, anak yang lahir dari orang tua yang tidak memiliki riwayat alergi juga bisa mengalami alergi. Alergen atau pencetus alergi yang paling sering menyebabkan seorang anak mengalami alergi berasal dari makanan dan sesuatu yang dihirup.

Alergi sendiri adalah reaksi tubuh yang berlebihan terhadap benda asing di sekelilingnya yang disebut alergen. Reaksi alergi terjadi ketika tubuh salah mengartikan zat yang masuk sebagai zat berbahaya.

Agar ornag tua bias lebih waspada terhadap penyebab dari alergi pada anak, berikut ini kami rangkumkan beberapa hal yang bias membuat buah hati anda alergi,

alergi anak

1. Makanan

Makanan merupakan pemicu alergi yang paling sering ditemui pada kasus alergi anak.  Alergi makanan muncul ketika tubuh bereaksi terhadap protein yang dianggap berbahaya bagi tubuh. Reaksi ini biasanya terjadi sesaat setelah makanan dikonsumsi. Adapun beberapa makanan yang paling sering menjadi pemicu alergi pada anak adalah:

  • Susu sapi
  • Telur
  • Kacang tanah
  • Udang
  • Kepiting
  • Ikan
  • Kedelai
  • Tepung gandum

Reaksi alergi makanan dapat bervariasi, mulai dari reaksi ringan sampai reaksi berat. Sebelum Anda menduga bahwa anak Anda mengalami alergi makanan, ketahui terlebih dahulu gejala-gelaja umum alergi makanan. Gejalanya bisa meliputi ruam atau bintik-bintik merah di kulit yang terlihat seperti gigitan nyamuk, bersin, suara mengi, tenggorokan terasa terikat, mual dan muntah, diare, hingga syok anafilaktik untuk kasus reaksi alergi parah. Kondisi ini membutuhkan penanganan medis segera.

2. Obat-obatan

Selain makanan obat juga bias menjadi pemicu dari alergi pada anak, Alergi obat adalah reaksi berlebihan dari sistem kekebalan tubuh terhadap suatu obat yang digunakan. Reaksi ini muncul karena sistem kekebalan tubuh menganggap zat tertentu dalam obat tersebut sebagai substansi yang bisa membahayakan tubuh. Kondisi ini berbeda dengan efek samping obat yang biasanya tercantum pada kemasan, maupun keracunan obat akibat overdosis.

Gejala alergi obat umumnya muncul secara bertahap seiring sistem kekebalan tubuh yang membangun antibodi untuk melawan obat tersebut. Gejala ini mungkin tidak muncul secara langsung saat anak Anda pertama kali menggunakan obat.

Sebagian besar alergi obat memiliki gejala yang ringan, dan biasanya akan reda dalam beberapa hari setelah penggunaan obat dihentikan. Berikut ini adalah beberapa gejala umum alergi obat yaitu:

  • Ruam atau bentol-bentol pada kulit
  • Gatal-gatal
  • Sesak napas atau napas pendek
  • Pembengkakan

3. Lingkungan

Pemicu alergi anak yang dekat dengan keseharian masyarakat selanjutnya adalah debu rumah. Jika anak mengalami alergi yang berlebihan terhadap lingkungan yang berdebu atau kurang bersih, ada kemungkinan anak tersebut mengalami alergi rhinitis.

Alergi rhinitis adalah peradangan yang terjadi pada rongga hidung akibat reaksi alergi. Terdapat beragam alergen yang bisa memicu reaksi sistem kekebalan tubuh jika terhirup melalui hidung. Beberapa jenis alergen yang umum adalah serbuk sari, tungau, debu, spora jamur, serta bulu hewan. Asap rokok dan parfum juga termasuk pemicu alergi ini.

Gejala biasanya langsung terlihat atau timbul setelah anak Anda terpapar pemicu alergi. Beberapa gejalanya meliputi:

  • Mata gatal dan berair, kemarahan atau bengkak
  • Hidung berair atau tersumbat
  • Bersin-bersin
  • Mata gatal atau berair
  • Kelelahan
  • Batuk-batuk

Nah itulah beberapa hal yang dapat menjadi pemicu alergi pada anak, sebagai orang tua wajib hukumnya untuk selalu menjaga kesehatan lingkungan agar anak terjamin kesehatannya. Namun jika sudh terlanjur terkena alergi, sebaiknya periksakan anak kedokter segera.

Semoga artikel ini bias bermanfaat dan dapat menambah pengetahuan. Salam…

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *