Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Ajukan Pinjaman KTA Dana Cepat

Alif Aisya – Memiliki masalah keuangan saat ini memang lebih mudah teratasi. Itu dikarenakan hadirnya banyak penyedia jasa pinjaman yang bisa penuhi kebutuhan Anda. Bahkan, di beberapa jasa pinjaman tersebut, Anda tak perlu menjaminkan apapun. Nah, sebelum mengajukan pinjaman KTA dana cepat cair, ada baiknya Anda perhatikan dulu hal-hal berikut ini!

dana cepat

1. Bunga

Hal pertama yang harus Anda perhatikan sebelum meminjam dana KTA adalah suku bunga yang ditetapkan. Bunga ini memang bersifat sebagai balas jasa dari Anda kepada si peminjam dengan bentuk persentase tertentu dari jumlah pinjaman pokok. Pada umumnya, besaran suku bunga yang ditetapkan setiap fintech pinjaman daring adalah 3 hingga 4 persen per bulan.

Pilihlah bunga yang paling kecil dan masuk akal. Sebab, besaran suku bunga yang ditetapkan pada Anda akan sangat berpengaruh dengan angsuran pinjaman yang harus dibayarkan tiap bulannya. Bandingkan dulu suku bunga antara beberapa lembaga penyedia pinjaman daring dulu. Carilah yang bunga paling rendah sehingga cicilan KTA Anda juga tak terlalu berat.

2. Plafon yang Disediakan

Selain bunga, baiknya Anda juga memperhatikan plafon pinjaman yang disediakan. Rata-rata, setiap penyedia jasa KTA memberikan pinjaman dana antara 5 hingga 100 juta rupiah. Namun, ada juga produk KTA yang menyediakan plafon hingga ratusan juta rupiah. Pilihlah jumlah plafon yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Bila kebutuhan Anda banyak, tak masalah Anda memilih yang plafonnya besar. Namun, bila kebutuhan dana mendesak Anda tak banyak, lebih baik pinjam sedikit saja. Jangan tergiur untuk meminjam dana secara berlebihan. Sebab, bagaimana pun juga, nantinya Anda wajib membayar pinjaman yang Anda ambil.

3. Tenor

Hal lain yang harus Anda perhatikan saat mengajukan pinjaman dana cepat adalah tenor. Perhatikan berapa lama tenor maksimal yang ditetapkan oleh pemberi pinjaman. Baiknya, Anda memilih tenor yang sesuai dengan kemampuan Anda dalam melunasi utang KTA yang dimiliki. Jangan pilih tenor yang terlalu cepat karena belum tentu Anda bisa lunasinya cepat.

Selain itu, baiknya juga jangan pilih tenor terlalu panjang karena Anda sendiri yang akan kesulitan dalam menyisihkan uang untuk angsur utang setiap bulannya dalam waktu yang lama. Rata-rata, jumlah tenor yang diberikan bank mencapai waktu 5 tahun. Namun, ada juga yang mematok tenor hanya 3 tahun saja.

4. Rasio Utang

Hal lain yang harus Anda perhatikan sebelum mengajukan pinjaman cepat cair adalah rasio utang yang dimiliki. Idealnya, rasio utang yang Anda miliki tak boleh lebih dari 30% jumlah pemasukan Adna setiap bulannya.

Kalau lebih, berarti akan terlalu banyak uang yang harus Anda gunakan untuk membayar utang dan Anda sendiri yang akan susah untuk penuhi kebutuhan lain. Sebelum mengajukan KTA, baiknya hitung dulu total cicilan utang yang Anda tanggung. Beberapa cicilan tersebut adalah cicilan KPR, cicilan mobil dan lain sebagainya.

Bila jumlahnya masih aman alias tak sampai angka 30% dari total pemasukan Anda dalam sebulan, maka Anda bisa menambah utang berupa KTA. Namun, kalau sudah lebih 30% dari pemasukan bulanan yang Anda dapatkan, lebih baik urungkan niat untuk mengajukan KTA.

5. Cara Membayar Cicilan yang Disediakan

Selain itu, baiknya Anda juga perhatikan cara pembayaran cicilan yang disediakan oleh pihak pemberi KTA. Kalau bisa, pilihlah pembayaran autodebet yang berguna untuk menghindari keterlambatan yang tanpa sengaja dilakukan. Dengan sistem ini, Anda akan secara otomatis membayar utang setiap bulannya karena dananya akan langsung terpotong dari rekening.

Cara pembayaran yang satu ini juga bisa menjauhkan Anda dari yang namanya denda akibat keterlambatan. Dengan begitu, skor kredit Anda juga akan tetap baik. Bila sudah begini, akan lebih mudah bagi Anda mengajukan pinjaman lagi bila diperlukan nantinya.

6. Biaya-Biaya Lain

Hal lain yang harus Anda perhatikan adalah biaya lain yang harus dikeluarkan. Dalam pengajuan KTA, ada saja biaya lain yang akan dikenakan seperti biaya provisi, biaya asuransi, biaya pelunasan lebih cepat hingga biaya keterlambatan alias denda. Siapkan diri Anda untuk menghadapi berbagai biaya-biaya tersebut juga.

7. Reputasi Lembaga Keuangan

Tak hanya itu saja, sebelum Anda benar-benar memutuskan untuk meminjam dana di KTA yang cepat cair, ada baiknya Anda juga memperhatikan reputasi lembaga keuangan yang dipilih. Lakukan survei lebih dulu mengenai latar belakang setiap lembaga keuangan dan telitilah dalam survei tersebut.

Anda bisa mengunjungi beberapa situs pinjaman daring atau web terkait pinjaman daring. Selain itu, Anda juga harus memastikan bahwa lembaga pinjaman keuangan itu ada dalam naungan OJK atau Otoritas Jasa Keuangan Indonesia. Dengan terdaftarnya di sini, perusahaan itu dijamin bukan perusahaan ilegal.

Selain itu, Anda juga bisa memperhatikan ulasan peminjam sebelumnya. Ceklah ulasan dan testimoni yang diberikan oleh peminjam sebelumnya. Apakah mereka merasa puas dengan lembaga pinjaman tersebut atau tidak.

Nah, itulah berbagai hal yang harus Anda pertimbangkan sebelum mengajukan pinjaman KTA dana cepat cair. Daripada Anda bingung memilih lembaga pinjaman terpercaya, cek saja di https://www.cekaja.com/kredit. Di sini, Anda bisa menemukan banyak bank yang sediakan pinjaman KTA dengan bunga terjangkau dan tenor yang bisa disesuaikan.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *